Dalam rangka Dies Natalis ke-30 dengan tema besar “The Future of Arts”, Prodi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Sekolah Pascasarjana, UGM (selanjutnya disebut PSPSR) dan Aspirasi Seni mengadakan seri diskusi yang bertajuk Forum30, penulisan buku bunga rampai, dan pementasan wayang kulit virtual sekaligus temu kangen alumni. Forum30 telah dihelat pada April hingga September yang arsipnya bisa dilihat pada kanal YouTube PSPSR UGM atau Aspirasi Seni. Adapun sebagai acara puncaknya, PSPSR UGM merencanakan untuk mengadakan pergelaran wayang kulit purwa secara virtual dengan dalang Ki Purbo Asmoro, S.Kar., M.Hum., sebagai alumnus Prodi PSPSR, dengan lakon “Padhepokan Sokalima”.
event
Pada seri keenam, Forum30 akan menyelami praktik pendidikan seni dan menyiasati bagaimana ia bermain kelak. Lebih lanjut, Kami melihat bahwa terjadi kerancuan dalam pendidikan seni dalam “memanfaatkan” teknologi yang dikhawatirkan akan menggerus aspek psikologis, kognitif, dan daya kritis guru dan siswa, terutama dalam pendidikan seni. Bagaimanakah posisi interaktivitas pada praktik pendidikan seni di masa yang akan datang? Apakah ia memiliki muatan relasional-nya atau hanya akan bersifat teknologis semata? dan apakah elemen bermain, kesenangan, dan keintiman yang biasa ditemukan dalam ekspresi pendidikan seni yang berbasiskan teknologi masih mengusung semangat humanistik dan semangat basis pendidikan seni?
Siasat Pendidikan Seni Kelak
Kamis, 30 September 2021, pk. 15.30-17.30 WIB
Narasumber
Prof. Anita Lie , MA., Ed.D.
Pakar Pendidikan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Dr. Hajar Pamadhi, M.A.Hons.
Pakar Pendidikan Estetika, Universitas Negeri Yogyakarta
Moderator
Dr. Rr. Paramitha Dyag Fitriasari, M.Hum..
Kaprodi S2 PSPSR UGM
Join Zoom Meeting
KLIK DI SINI
Meeting ID: 893 5355 3651
Passcode: PSPSR
Livestream Youtube melalui kanal PSPSR UGM:
https://www.youtube.com/channel/UCh_zOdYdDD0rLmIDRHLC3_g
Acara ini tidak berbayar dan terbuka untuk umum
Info lebih lanjut silakan hubungi Adit di 081326249078
#Forum30 #PSPSR #Aspirasiseni #TheFutureofArts
INFO DISKUSI: Forum30 #5
Dalam rangka Dies Natalis ke-30, Prodi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Sekolah Pascasarjana, UGM (selanjutnya disebut PSPSR) dan Aspirasi Seni mengadakan seri diskusi yang bertajuk Forum30. Forum30 merupakan ruang diskusi yang mengelaborasi tema Dies Natalis PSPSR tahun 2021 ini, The Future of Arts.
Pada seri kelima, Forum30 akan menjelajahi praktik dan kinerja dari pergelaran tertayang. Lebih lanjut, Kami menatap praktik dan pemikiran Yudi Ahmad Tajudin untuk mengartikulasikan jelajah dari UrFear Huhu and The Multitude of Peer Gynts. Apakah interaktivitas (interactivity) yang mencuat dari praktik seni di masa pandemi ini memiliki muatan relasional-nya atau lebih karena imperatif teknologis semata? Bagaimana negosiasi tersebut berlangsung? Apakah elemen ‘bermain’ (playfulness) yang bisa ditemukan dalam ekspresi seni pertunjukan yang berbasiskan teknologi masih mengusung semangat emansipasi (emancipation)? Selain itu, diskusi ini juga akan mengelaborasi beberapa hal, seperti: (1) Technological-Based Art Practices. Di mana praktik seni kian berkelindan dengan teknologi yang mengubah cara produksi, presentasi, sirkulasi, eksebisi dan proses konsumsi. (2) Mediating Liveness in the Age of Screen Culture. Di mana diskusi juga akan membahas tantangan seni pertunjukan ketika bermigrasi dari panggung proscenium ke layar dengan segala bentuk artikulasi/ pengungkapan baru.
INFO DISKUSI: Forum30 #4
Dalam rangka Dies Natalis ke-30, Prodi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Sekolah Pascasarjana, UGM (selanjutnya disebut PSPSR) dan Aspirasi Seni mengadakan seri diskusi yang bertajuk Forum30. Forum30 merupakan ruang diskusi yang mengelaborasi tema Dies Natalis PSPSR tahun 2021 ini, The Future of Arts.
Pada seri keempat, Forum30 akan membahas big data dan babak baru seni rupa. Lebih lanjut, Kami menatap praktik dan pemikiran Pak Hokky Situngkir untuk mengartikulasikan big data dan relevansinya pada seni rupa. Pun kami juga akan mengelaborasi beberapa hal, seperti: (1) Information, Big Data and Arts, yang mendiskusikan peran informasi dan data raksasa (big data) dan interseksinya dengan seni, terutama penciptaan seni yang berbasiskan pada informasi dan data seperti dalam ‘seni arsip’ (archival art). Hal tersebut juga terkait pada (2) Archiving Arts and Arts of Archiving: mendiskusikan tidak hanya proses pengarsipan karya seni tapi juga seni pengarsipan itu sendiri, terutama berkaitan dengan karya seni media baru yang berbasis digital; dan bagaimana memikirkan masa depan dalam (3) Relational Arts and Digital Interactivity: membahas seni yang dianggap mendorong bagi proses interaksi sosial dan ikut membentuk lingkungan sosial ketika berhadapan dengan teknologi internet/ digital yang memfasilitasi interaktivitas secara massif dan tak jarang intens.
Call for Abstract! SEA-MCA 2021!
Register now until August 08, 2021 on seamca.ugm.ac.id
Southeast Asia Conference on Media, Cinema, and Art 2021 is a virtual conference event in the field of media, cinema, and art organized by the Center for Southeast Asian Social Studies (CESASS), Universitas Gadjah Mada. This event gathers all the experts, researchers, scholars, and multiple participants in the field of media, cinema, and art to contribute and give their part of knowledge to society.
We invite you to submit your abstract in SEA-MCA 2021: Rediscovering Southeast Asia Amidst its Multi-layered Burdens.
INFO DISKUSI: Forum30 #3
Dalam rangka Dies Natalis ke-30, Prodi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Sekolah Pascasarjana, UGM (selanjutnya disebut PSPSR) dan Aspirasi Seni mengadakan seri diskusi yang bertajuk Forum30. Forum30 ini merupakan ruang diskusi yang mengelaborasi tema Dies Natalis PSPSR tahun ini, The Future of Arts.
Pada seri ketiga, Forum30 akan menyingkap terobosan dan daya musik di pentas virtual. Lebih lanjut, Kami mendekati langsung praktik dan kinerja dari upaya terobosan musik, semisal INF In-Game Club, ataupun refleksi komposer akan daya musik di pentas virtual. Pun kami juga akan mengelaborasi beberapa hal, seperti: (1) Mediasi liveness dari pertunjukan musik virtual dan bentuk artikulasi atau pengungkapan baru; (2) Terobosan akan technological-based art practices yang mengubah cara produksi, presentasi, sirkulasi, ekshibisi, bahkan proses konsumsi; (3) Kemungkinan lahirnya cara baru mendengar dan menyaksikan pertunjukan musik. Maka, kami mengundang Anda untuk bergabung pada:
INFO DISKUSI: Forum30 #2
Dalam rangka Dies Natalis ke-30, Prodi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Sekolah Pascasarjana, UGM (selanjutnya disebut PSPSR) dan Aspirasi Seni mengadakan seri diskusi yang bertajuk Forum30. Forum30 ini merupakan ruang diskusi yang mengelaborasi tema Dies Natalis PSPSR tahun ini, The Future of Arts.
Pada seri kedua ini, kami akan membongkar perkembangan seni digital dan media baru di Indonesia, khususnya sejak seniman rupa berelasi dengan digital technology, new media, ‘netarts’, dan ‘digital arts’. Selanjutnya, kami juga akan mengelaborasinya terhadap beberapa hal, seperti: pertama, kemungkinan lahirnya estetika baru yang bersumber dari teknologi digital. Kedua, siasat-siasat atas persoalan relational arts and digital interactivity dan arts in the age of proliferation of images.
Forum30 #1: Menyelami Pertunjukan Virtual Ki Seno Nugroho
Pada seri pertama, kami akan membahas kiprah pertunjukan virtual yang dilakukan oleh mendiang Ki Seno Nugroho (Dalang). Alm. Ki Seno Nugroho merupakan salah satu dalang yang kerap menghelat pergelaran wayangnya dalam format pertunjukan virtual. Pada diskusi ini kami ingin menyelami pertunjukan virtual dari Alm. Ki Seno Nugroho, mulai dari kinerja, peluang, hambatan, hingga negosiasi yang dilakukan. Mari bergabung dalam diskusi ini.
Menyelami Pertunjukan Virtual Ki Seno Nugroho
Jumat, 30 April 2021, pk. 15.30-17.00 WIB
The Performing Arts and Fine Arts Study Program, Postgraduate School, Gadjah Mada University has contributed to the academic realm of art studies for 6th lustrum. The Study of Performing Arts and Fine Arts has been in its 30th year, with hundreds of alumni scattered throughout Indonesia.
Tuesday, March 30, 2021, the Dies Natalis opening of the Performing Arts and Fine Arts Study Program was held for the first time online. The online Anniversary opening was carried out through the Zoom Cloud Meetings platform, which was attended by around 164 participants, including students, alumni, and the academic community at Gadjah Mada University.





