Ponorogo, 27 Juni 2026 – Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan sarasehan dengan judul “Sarasehan Kajian Ergonomi Dadak Merak pada Remaja dan Dewasa di Ponorogo”. Kegiatan berhasil terselenggara dengan baik bersama Sanggar Tari Kawulo Bantarangin di Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Jawa Timur. Sarasehan diselenggarakan atas dasar program pengabdian sebagai wujud komitmen program studi terhadap Thridarma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat.
SDG 3: good health and well-being
Krisna Tama, salah satu mahasiswa Magister dari Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Visual Universitas Gadjah Mada, mempresentasikan penelitiannya pada Konferensi Tahunan ke-5 Fakultas Pendidikan. Diselenggarakan oleh Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) pada 1–2 April 2026, konferensi tersebut mengusung tema “Mentransformasi Pendidikan untuk Generasi Mendatang: Memajukan Keadilan Global dan Inovasi.”
Konferensi ini merupakan pertemuan internasional bergengsi yang menarik minat akademis dari seluruh penjuru dunia. Menurut Dekan Fakultas Pendidikan UIII, panitia menerima 129 abstrak dan 17 makalah lengkap dari tujuh negara, termasuk Afganistan, Australia, Indonesia, Malaysia, Rumania, Singapura, dan Amerika Serikat. Setelah melalui proses blind peer-review yang ketat, 62 makalah akhir dari Australia, Indonesia, dan Malaysia terpilih untuk dipresentasikan. Konferensi ini juga menghadirkan pembicara utama kelas dunia dari institusi ternama, termasuk Union College (AS), University of Edinburgh (Inggris), Research Institute on Contemporary Southeast Asia (Thailand), serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan lokakarya Karawitan (gamelan Jawa) untuk lansia di Desa Pringgading, Bantul, pada tanggal 28–29 November 2025. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan bagian dari program keterlibatan masyarakat “Nusa Budaya: Narasi untuk Masyarakat Berbudaya”, sebuah inisiatif yang menempatkan praktik seni sebagai media untuk memperkuat hubungan sosial, mewariskan nilai-nilai budaya, dan meningkatkan kualitas hidup di masyarakat pedesaan. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya meneliti relevansi sosial dari kajian karawitan, tetapi juga mendampingi para lansia sebagai praktisi budaya yang aktif dan produktif.
Yogyakarta, 19 September 2025 – Program Magister Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa (PSPSR), Universitas Gadjah Mada, bekerja sama dengan Prof. Scott Thurston dan Dr. Joanna Omylinska-Thurston dari Universitas Salford, menyelenggarakan lokakarya “Interlude Space: Seni Ekspresif untuk Kesejahteraan“. Acara ini merupakan bagian dari sesi paralel Arts for the Blues, sebuah inisiatif yang berfokus pada pemanfaatan seni sebagai media untuk refleksi diri dan penyembuhan.
Lokakarya ini merupakan kolaborasi antara Teman Ketjil, sebuah program yang diprakarsai oleh mahasiswa PSPSR UGM (Dharajatya Tri Paramatatwai, Namira Azzahra, dan Yohanna Simanjutak), dan dua fasilitator dari Universitas Salford: Prof. Scott Thurston dan Dr. Joanna Omylinska-Thurston.
Yogyakarta, 19 September 2025 – Program Magister Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa (PSPSR) di Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kuliah tamu berjudul “Arts for the Blues: Bridging the Arts and Psychotherapy”. Acara ini bertujuan untuk mengeksplorasi persimpangan antara seni dan psikoterapi, dengan fokus pada program perintis yang dikembangkan di Universitas Salford, Inggris. Kuliah disampaikan oleh Profesor Scott Thurston dan Dr. Joanna Omylinska-Thurston, dua akademisi terkemuka dari Universitas Salford.