Pada hari Selasa, 4 Februari 2025, diskusi daring tentang beasiswa Dana Abadi Pendidikan Indonesia (LPDP) berhasil diselenggarakan melalui platform Zoom. Acara ini terbuka bagi individu yang berminat mendaftar, sedang dalam proses pendaftaran, atau sudah menerima beasiswa LPDP. Acara ini juga menargetkan calon mahasiswa yang berminat bergabung dengan Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa (PSPSR) melalui pendanaan LPDP. Selama sesi, peserta dapat mengajukan pertanyaan tentang proses pendaftaran dan peluang studi di PSPSR dengan pendanaan LPDP. Acara ini diselenggarakan oleh mahasiswa program PSPSR.
Diskusi tersebut menghadirkan tiga penerima beasiswa LPDP sebagai pembicara: Ramdani Rachmat (penerima beasiswa LPDP 2022), Yuwono Nur Utama (penerima beasiswa LPDP 2024), dan Delfin Febriansyah (penerima beasiswa LPDP 2024). Sesi berlangsung sekitar 90 menit, dengan Delfin Febriansyah sebagai moderator. Acara dimulai dengan presentasi oleh Yuwono Nur Utama, yang memberikan gambaran umum tentang beasiswa LPDP, termasuk proses aplikasi dan persyaratan kelayakan. Kemudian dilanjutkan oleh Ramdani Rachmat, yang memberikan presentasi lebih detail tentang strategi untuk mendapatkan beasiswa, serta tantangan dan peluang yang dihadapi selama proses aplikasi dan studi.
Sekitar 30 peserta hadir dalam acara tersebut, menunjukkan antusiasme yang tinggi sepanjang diskusi. Selain presentasi, acara diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, yang memungkinkan peserta untuk mengeksplorasi berbagai aspek beasiswa LPDP dan proses penerimaan untuk PSPSR melalui skema pendanaan ini.
Sebagai tindak lanjut, peserta tetap terhubung melalui grup WhatsApp, yang berfungsi sebagai platform untuk berbagi informasi, diskusi, dan dukungan timbal balik dalam proses aplikasi dan persiapan LPDP. Inisiatif ini akan memberikan wawasan yang lebih besar bagi calon pelamar dan memperkuat jaringan komunikasi antara penerima beasiswa LPDP saat ini dan di masa mendatang. Acara ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) No. 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG No. 17 (Kemitraan untuk Tujuan). (AHP)





