Sharing Session PSPSR UGM kembali diadakan pada hari Kamis (27/7) di Ruang Pertemuan 1 Sekolah Pascasarjana UGM. Sharing Session kali ini mengundang tamu dari Departemen Bahasa Inggris, Linguistik & Studi Teater National University of Singapore (NUS) – Assoc Prof. Miguel Escobar Varela. Sharing Session kali ini berfokus pada peran teknologi dalam seni. Beberapa terobosan disampaikan oleh Prof. Miguel mengenai pentingnya teknologi sebagai metode dalam dokumentasi sebelumnya sehingga manfaatnya dapat dipetik hingga saat ini. Prof. Miguel memberikan uraian tentang dokumentasi proporsional wayang kulit pada abad ke-18 Masehi dan uraian tentang dokumentasi tari kinestetik berbasis teknologi. Uraian teknologi ini dapat digunakan sebagai sarana bagi siapa saja untuk mempelajari tarian tertentu berdasarkan demonstrasi dari para ahli yang kompeten.
Turut hadir Dr. Ganesh Neelakanta Iyer yang juga memberikan uraian tentang pentingnya teknologi untuk mengarsipkan bentuk-bentuk ‘mudra tangan’ dan ekspresi wajah dalam seni Kathakali dari Kerala, India Selatan. Dr. Ganesh memberikan wawasan bahwa keberadaan gerak tubuh dan ekspresi wajah dalam seni Kathakali memiliki peran penting, karena digunakan sebagai bentuk ekspresi non-verbal. Kontak dengan keberadaan teknologi dapat membantu seniman atau penikmat seni untuk terlibat dalam pementasan dan memahami substansinya.
Diskusi dari para peserta membuat sesi berbagi ini semakin menarik. Diskusi tersebut mengarahkan bagaimana wacana tentang Kecerdasan Buatan dan semua metode teknologi dapat memberikan informasi yang cukup bagi generasi mendatang. Informasi tersebut diharapkan dapat mencakup semua aspek masyarakat dan relevan, meskipun persaingan informasi membuka peluang.





