Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa (PSPSR) Universitas Gadjah Mada memperkuat jejaring kerja sama dengan institusi kebudayaan melalui acara Talk and Performance bertajuk “R.M. Jodjana; Embodied Culture in Motion: Presence as Cultural Ambassadorship”. Kegiatan ini diselenggarakan secara hibrida, berpusat di Museum Ullen Sentalu pada Rabu 29 April 2026.
Kepala Program Studi Doktor PSPSR UGM, Dr. Sri Margana, M.Hum., M.Phil., hadir sebagai salah satu pembahas. Dalam paparannya, beliau membedah secara mendalam riwayat hidup serta perjalanan karier Raden Mas Jodjana. Sosok penari dan seniman legendaris tersebut dikupas mulai dari latar belakang biografinya hingga peran krusialnya dalam membawa napas seni tradisi ke panggung internasional, khususnya selama berkarier di Eropa.
Acara ini menarik antusiasme dari para akademisi, praktisi seni, dan masyarakat umum, baik yang hadir langsung di lokasi maupun yang bergabung melalui ruang virtual Zoom. Selain diskusi teoretis, kegiatan ini juga menampilkan performa yang merepresentasikan semangat gerak budaya yang diusung oleh sang maestro.
Kolaborasi ini merupakan langkah konkret Sekolah Pascasarjana UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), di antaranya:
- SDG 4 (Quality Education): Menyediakan akses pembelajaran berbasis riset sejarah dan budaya bagi mahasiswa dan publik.
- SDG 11 (Sustainable Cities and Communities): Upaya pelestarian warisan budaya melalui diskursus akademik dan dokumentasi sejarah seniman nasional.
- SDG 17 (Partnerships for the Goals): Membangun kerja sama yang kuat antara institusi pendidikan tinggi dan museum sebagai lembaga pelestari budaya. (NA)






