Program Studi Magister (S2) dan Doktor (S3) PSPSR mengikuti Workshop Pemantapan Perubahan Kurikulum yang diselenggarakan pada Jumat, 20 Februari 2026 pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan secara luar jaringan (luring) di Ruang Auditorium Lantai 5 Sekolah Pascasarjana (SPs) UGM.
Workshop dipimpin oleh Dekan Sekolah Pascasarjana UGM, Prof. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc., Ph.D., dan dilanjutkan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama, Prof. Dr. Ir. Widyanto Dwi Nugroho, S.Hut., M.Agr. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pengelola akademik serta para kepala program studi magister dan doktoral di lingkungan SPs UGM.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka implementasi kurikulum baru Tahun Akademik 2026/2027. Workshop bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai kurikulum bagi sivitas akademika dan para pemangku kepentingan, sehingga proses implementasi kurikulum dapat berjalan lebih matang, sistematis, dan terstruktur. Melalui kegiatan ini, diharapkan program studi mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global.
Workshop pemantapan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian workshop perubahan kurikulum yang telah dilaksanakan pada tahun 2024 dan 2025. Melalui forum ini, para peserta melakukan diskusi, evaluasi, dan penyelarasan terhadap struktur kurikulum, capaian pembelajaran lulusan, serta strategi implementasi di masing-masing program studi. Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan implementasi kurikulum baru TA 2026/2027 dapat berjalan optimal serta mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan kontribusi akademik ke depannya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen institusi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya
- SDG 4 (Quality Education): melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi,
- SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure): melalui penguatan inovasi dalam sistem pembelajaran,
- SDG 17 (Partnerships for the Goals): melalui kolaborasi dan memperkuat sinergi antara jajaran pengelola, dosen, dan tenaga ahli dalam merancang ekosistem pendidikan yang adaptif. (NA)





