Mahasiswa angkatan 2018 Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa didampingi Sekretaris Prodi Dr. Rr. Paramitha Dyah Fitriasari, M.Hum. mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Panti Asuhan Bina Siwi Komplek Balai Desa Sendang Sari, Pajangan, Bantul pada 10 September 2019. Kegiatan ini merupakan agenda rutin program studi yang turut melibatkan mahasiswa untuk terjun langsung di masyarakat dengan melakukan berbagai kegiatan. Kegiatan ini mengusung tema “Pengembangan Potensi Seni bagi Penyandang Disabilitas di Panti Asuhan Bina Siwi” dengan slogan “Silaturasa”.
Panti asuhan Bina Siwi merupakan Lembaga Kesejahteraan Sosial milik masyarakat desa Sendang Sari yang mengurusi para penyandang kebutuhan khusus (difable netra, tuli, down syndrome, dan difabel intelektual). Panti asuhan ini berada di bawah naungan Yayasan Ngudiharjo dengan jumlah difabel sebanyak lebih dari 35 orang dan 9 pengurus. Panti tersebut dibangun diatas tanah milik desa yang berlokasi di Komplek Balai Desa Sendangsari, Pajangan, Sendangsari, Jetis, Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, lokasinya berada jauh dari pusat kota. Panti asuhan tersebut dibangun dengan dana swadaya masyarakat dan memiliki pengurus yang sukarela dalam mengurus para difabel. Yayasan atau panti asuhan biasanya tidak hanya menampung difabel tetapi mengurusi dan memberikan pelatihan kepada mereka untuk bekal bertahan hidup. Hal inilah yang kemudian dilakukan oleh salah satu panti asuhan Bina Siwi. Beberapa kegiatannya terfokus pada sektor-sektor bidang seni, seperti karawitan; campur sari; hadroh; batik dan kerajinan tangan. Melalui kegiatan tersebut, para anggota panti terbantu untuk memiliki potensi terhadap bidang seni serta mandiri secara ekonomi.
Kegiatan dilaksanakan dengan membagi seluruh penghuni panti menjadi tiga kelompok. Pembagian kelompok ini bertujuan agar memudahkan dalam memberikan pendampingan dan pelatihan. Tiga kelompok tersebut akan dibagi menjadi kelompok pelatihan musik, kelompok pelatihan tari dan kelompok pelatihan kerajinan. Pelatihan musik dan tari bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan kepada seluruh penghuni panti asuhan berupa upgrade skill bermain alat musik dan gerakan tari. Sehingga harapanya panti asuhan Bina Siwi akan memiliki karya baru berupa musik dan tari. Karya baru tersebut dapat digunakan para penghuni panti jika ada pementasan atau acara lain yang membutuhkan sajian musik dan tari. Pelatihan kerajinan bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan kepada seluruh penghuni panti asuhan berupa kegiatan menghias tote bag. Kegiatan menghias tote bag nantinya akan dilakukan dengan menggunakan 3 teknik pewarnaan, yaitu: Teknik mewarna dengan cat akrilik, teknik stencil, dan teknik stampel. Ketiga teknik tersebut sangat mudah untuk dilakukan penyandang disabilitas. Mereka hanya perlu mewarnai, menggunting pola kerta yang kemudian akan disablonkan diatas tote bag serta menstample huruf-huruf tertentu yang sudah diberi pewarna. Hasil dari menghias tote bag nantinya akan memiliki nilai ekonomis yang cukup baik sehingga dapat bermanfaat bagi panti asuhan.