• Universitas Gadjah Mada
  • Sekolah Pascasarjana
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Simaster
  • Bahasa Indonesia
    • English
    • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada PENGKAJIAN SENI PERTUNJUKAN DAN SENI RUPA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Visi & Misi
    • Akreditasi dan Sertifikasi
    • Pengelola
    • Dosen
    • Pengelola Layanan Akademik
    • Hubungi Kami
  • Akademik
    • Magister
      • Filosofi
      • Spesifikasi Program
      • Kurikulum
      • CPL
      • Profil Mata Kuliah
      • Pendaftaran
      • Akreditasi
    • Doktor
      • Spesifikasi Program
      • Kurikulum
      • CPL
      • Pendaftaran
      • Akreditasi
    • PORTAL DOKUMEN PSPSR
    • Jadwal Ujian
      • Jadwal Ujian Magister
      • Jadwal Ujian Doktoral
    • Materi
  • Mahasiswa
    • Proses Seleksi
    • Capaian Mahasiswa
      • Kegiatan Mahasiswa
      • Publikasi Jurnal
    • Data Mahasiswa
      • Data Mahasiswa Magister
      • Data Mahasiswa Doktoral
    • Fasilitas
      • Ruang Perkuliahan
      • Laboratorium Gamelan/Seni
      • Perpustakaan
      • Student Lounge
      • Administrasi
      • Unit Penerbitan
      • Kantin
      • Unit Kesehatan
      • Tempat Parkir
  • Kegiatan
    • Pengabdian
      • 2015
      • 2016
      • 2017
      • 2018
      • 2019
      • 2020
      • 2021
      • 2022
      • 2023
      • 2024
      • 2025
    • Seminar
    • Forum Diskusi
    • Gladhi Nalar
    • Dies Natalis PSPSR
      • Dies Natalis 25 PSPSR
      • Dies Natalis 30 PSPSR
    • Open House Virtual
    • Publikasi Buku
    • Jurnal Kajian Seni
  • Alumni
    • Alumni
    • KAGAMA
    • ASPIRASI
    • Legalisasi
    • Translasi Ijazah
  • Beranda
  • Seminar In
Arsip:

Seminar In

Perjalanan Lono Simatupang: “Beyond The Wall of Self” sebagai Jalan Pertumbuhan dan Perjumpaan

Seminar In Selasa, 20 Mei 2025

Pada tanggal 9 Mei 2025, Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa (PSPSR) di Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan sarasehan bertema “Beyond the Wall of Self,” di mana Dr. Gabriel Roosmargo Lono Lastoro Simatupang, M.A., merefleksikan perjalanan pribadi dan profesionalnya, menekankan pentingnya tumbuh bersama orang lain.

Tidak seperti peringatan pada umumnya yang berfokus pada penghormatan eksternal, Lono Simatupang sengaja memilih “Beyond the Wall of Self” untuk menyoroti bagaimana perjalanan artistik dan akademiknya selalu dibentuk oleh pertemuan dan kolaborasi. “Saya tidak ingin orang lain hanya berbicara tentang saya, tetapi saya ingin berbagi bagaimana saya telah tumbuh karena dan bersama orang lain,” ujarnya selama acara tersebut. read more

“Beyond the Wall of Self”: Menghormati Kenangan, Menginspirasi Pemikiran

Seminar In Jumat, 16 Mei 2025

Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa (PSPSR) di Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan dialog inspiratif bertema “Beyond the Wall of Self” pada hari Jumat, 9 Mei 2025. Acara ini memperingati 36 tahun perjalanan akademik Lono Simatupang dan 34 tahun kontribusi PSPSR UGM. Dialog ini menyediakan platform untuk refleksi tentang interaksi dan hubungan yang bermakna dengan Dr. Lono Simatupang, khususnya dalam konteks akademik dan kreatif. Dosen, alumni dari berbagai generasi, dan mahasiswa PSPSR UGM hadir dalam acara tersebut. Kegiatan ini berfungsi sebagai ruang untuk merefleksikan peran PSPSR sebagai lembaga pendidikan yang membentuk individu dan mendorong terciptanya karya-karya penting. Dekan Sekolah Pascasarjana UGM, Prof. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc., Ph.D., menyoroti peran PSPSR dalam menghasilkan alumni sebagai indikator kunci keberhasilan. Beliau menekankan bahwa pendekatan multidisiplin merupakan kekuatan inti PSPSR, yang berdampak luas pada masyarakat. read more

Menciptakan Makna dan Memberdayakan Peluang dalam Praktik Seni Disabilitas: Refleksi dari Dada Fest (Inggris) dan Jogja Disability Arts (Indonesia)

Seminar In Senin, 13 Mei 2024

Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, UGM, bekerja sama dengan Jogja Disability Art (Indonesia) dan DaDa Fest (Inggris), dua organisasi yang bergerak di bidang seni disabilitas, menyelenggarakan Seminar Mini bertema Menciptakan Makna dan Memberdayakan Kemungkinan dalam Praktik Seni Disabilitas: Refleksi dari Dada Fest (Inggris) dan Jogja Disability Arts (Indonesia). Seminar ini diadakan pada hari Rabu, 8 Mei 2024 pukul 13.00-15.00 di lantai 5 gedung pascasarjana UGM, dipandu oleh A. Sudjud Dartanto sebagai moderator. read more

PANJI International Seminar

Seminar In Kamis, 12 Oktober 2023

Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia menggelar Seminar Panji Internasional, Selasa (12/10) di Auditorium Sekolah Pascasarjana, UGM.

Seminar Panji Internasional kali ini menghadirkan pembicara dari berbagai negara yang membahas dinamika budaya seputar kisah Panji di Asia Tenggara. Narasumber yang dihadirkan dalam seminar ini adalah Dr. Lydia Kieven (Jerman), Dr. Thaneerat Jatuthasri (Thailand), Dr. G.R. Lono L. Simatupang, M.A. (Indonesia), Dr. Soo Pong Chua (Singapura), Rudy Wiratama, S.I.P., M.A. (Indonesia), dan Ibu Ei Ei Thant (Myanmar). read more

Seminar Internasional Disability Arts : Creativity, Agency, Connectivity

Seminar In Rabu, 11 Oktober 2023

Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa bersama dengan Jogja Disability Arts Foundation menyelenggarakan Seminar Internasional tentang Disability Arts: Creativity, Agency, Connectivity, Rabu (11/8) di Auditorium Sekolah Pascasarjana, UGM. Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara Jogja International Disability Arts, Binealle 2023. Seminar ini membahas pentingnya mendiskusikan seni disabilitas dalam persimpangannya yang kompleks dengan praktik kreatif, tindakan pemberdayaan, dan inisiatif kolaboratif. read more

“Satu Abad Gagal Paham”: Jim Supangkat di PSPSR UGM

Seminar In Senin, 22 Mei 2023

Jim Supangkat adalah kurator seni terkemuka di Indonesia, sekaligus saksi sejarah seni modern Indonesia. Momentum berkelanjutan dalam pemikiran Jim Supangkat tersaji dalam ringkasan buku yang telah disusunnya berjudul “Satu Abad Gagal Paham” yang juga menjadi pokok seminar yang diselenggarakan oleh Buku Seni Rupa bekerja sama dengan PSPSR di Ruang Auditorium, Lantai 5, Sekolah Pascasarjana, UGM, Rabu (10/5).

Acara dimulai dengan diskusi tentang konteks “Satu Abad Gagal Paham”, yang lahir dari perenungan panjang Jim Supangkat setelah mengevaluasi pengalamannya dalam berdialog dengan berbagai tokoh seni dari seluruh dunia. Diskusi awal dibuka dengan pembahasan tentang mitos seni yang mendistorsi pemahaman masyarakat barat dan timur, sehingga menciptakan kesalahpahaman di Indonesia. Lebih lanjut, Jim juga mengajak para hadirin dan pembaca bukunya untuk meninjau ide-ide artistik dalam acara seni dan meninjau berbagai ekspresi artistik di berbagai belahan dunia. Dari situ, menurut Jim, kita akan menyadari bahwa ada disiplin seni yang memengaruhi praktik kerja seni, serta pemahaman tentang seni itu sendiri yang telah dibangun melalui sejarah seni. read more

The Future of Arts

Seminar In Minggu, 28 Februari 2021

“The Future of Arts” sebagai tema dies PSPSR tahun ini menggarisbawahi masa depan seni, baik dari sisi bentuk maupun posisinya, dalam konteks masyarakat kontemporer. Masa depan itu tak hanya penerusan masa kini atau proyeksi dari masa kini, melainkan terselip harapan atau kondisi yang diimajinasikan dan belum menemukan bentuknya. Selain itu, seni sesungguhnya ikut berkontribusi dalam mengukir masa depan karena seni merupakan bagian dari praktik sosial, terutama perannya dalam menciptakan dunia simbolik. Seni, kita tahu, mengusung nilai-nilai estetika yang tak hanya mengilhami, tapi juga menjadikan penghayatan hidup yang lebih intens. read more

Seni dan Diplomasi Budaya

Seminar In Selasa, 17 September 2019

Misi kebudayaan di tanah air Indonesia telah dilaksanakan setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945. Bagi Sukarno, melalui budaya Indonesia dapat menunjukkan kemerdekaannya, serta keragaman budayanya. Atas dasar itu, Sukarno telah melaksanakan misi kebudayaan dengan mengirimkan berbagai seniman ke luar negeri. Singkatnya, misi kebudayaan tersebut sejalan dengan agenda kebijakan luar negeri Sukarno. Seorang Indonesianis lainnya, Jennifer Lindsay juga menulis bahwa: Banyak misi kebudayaan dikirim ke luar negeri oleh Presiden Soekarno pada tahun 1950-an dan 1960-an. Misi tersebut, yang biasanya terdiri dari penari dan musisi, dimaksudkan sebagai ekspresi ‘national confidence and pride‘ (Lindsay, 2012: 195). Meskipun setuju dengan hal ini, dalam tulisannya Barbara Hatley menyatakan bahwa pada era tersebut memang ada agenda untuk menciptakan budaya nasional yang maju bagi bangsa Indonesia (2014: 4). read more

Peluncuran Buku “Play and Display”

Seminar In Selasa, 26 Maret 2019

“Play and Display: Dua Mode Pergelaran Reyog Ponorogo di Jawa Timur” adalah analisis pertunjukan tari rakyat Jawa, yaitu Reyog Ponorogo. Premis dasar penelitian ini adalah pandangan bahwa makna Reyog Ponorogo secara inheren terkait dengan peristiwa pertunjukannya, dan secara kolaboratif makna tersebut dibangun dan direkonstruksi oleh para peserta seiring dengan terjalinnya peristiwa dan terlaksananya pertunjukan. Pandangan ini kemudian mengarah pada pemeriksaan unsur-unsur formal, yaitu: bagaimana unsur-unsur tersebut disusun menjadi pertunjukan dalam berbagai pengaturan ruang-waktu dan kesempatan?; Bagaimana para peserta berinteraksi dalam pengaturan yang berbeda? Melalui pencarian ini, penelitian ini menegaskan dua mode pertunjukan Reyog Ponorogo, yaitu: mode presentasional dan mode partisipatif. Buku ini mengungkapkan bahwa kedua mode pertunjukan tersebut merupakan peristiwa publik dengan kerangka temporal, spasial, dan ideasional sehingga masyarakat Ponorogo sebagai aktor dan penonton sama-sama mengalami (secara visual, auditori, fisik, dan mental) sejumlah aspek penting dari eksistensi pribadi mereka. Anggota masyarakat Ponorogo, serta warga negara. Kekuatan pertunjukan Reyog Ponorogo terletak pada kenyataan bahwa ini adalah momen bagi masyarakat Ponorogo untuk mengalami dan mengekspresikan hal-hal mendasar ini dengan cara yang menghibur, yaitu: play and display. read more

Seni dan Multi-Medialitas

Seminar In Rabu, 11 Oktober 2017

Seni menunjukkan kompleksitas realitas dengan menghadirkan peluang untuk menembus batas-batas ‘kebiasaan umum’. Seni adalah karya kreatif di mana yang ‘mustahil’ menjadi ‘mungkin’, yang ‘tersembunyi’ menjadi ‘terlihat’, yang ‘buruk’ menjadi ‘baik’, yang ‘tidak mungkin’ menjadi ‘mungkin’, dan seterusnya. Namun, seni tidak pernah hanya mengikuti interpretasi atau akal sehat tentang realitas, tetapi menciptakan interpretasi alternatif tentang realitas. read more

12

Berita Terakhir

  • Partisipasi Mahasiswa Magister PSPSR dalam Pameran Internasional “The Resonance of Botanical Art: Japanese and Indonesian Botanical Artists” di Jepang
  • Kisah dari Lemah Dadi : Observasi Lapangan & Tinjauan Kuratorial dari Program Magister Pengkajian Seni Pertunjukan Dan Seni Rupa (PSPSR), Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada
  • Ketua Program Studi Magister dan Doktor PSPSR serta Pengelola Akademik PSPSR Mengikuti Pelatihan Sistem OBA Simaster
  • Dharma Ning Nusantara: Dialog Reflektif Kajian Seni dan Agama bersama I Made Andi Arsana serta Buka Bersama di PSPSR UGM
  • Kajian Seni dan Agama: Hening, Iman, dan Kemanusiaan di Tengah Dunia yang Bising
Universitas Gadjah Mada

Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa
Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada

Gedung Unit 2 lantai 1 Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada
Jl. Teknika Utara, Pogung, Sleman, Yogyakarta, 55284

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY