Pada hari Kamis, 24 Juli 2025, mahasiswa doktoral PSPSR UGM memulai forum sesi berbagi. Sesi ini dipimpin oleh Dr. Trisna Pradita, S.Sos., M.M., seorang alumni program doktoral PSPSR yang baru saja resmi lulus pada upacara wisuda yang diadakan sehari sebelumnya.
Topik utama sesi ini adalah pengenalan NVivo. NVivo adalah perangkat lunak analisis data kualitatif yang membantu peneliti mengatur, menganalisis, dan mendapatkan wawasan dari data tidak terstruktur, seperti wawancara, tanggapan survei terbuka, catatan lapangan, artikel akademis, dan konten media sosial. Perangkat lunak ini dapat digunakan untuk mengkode data, mengidentifikasi tema dan pola, serta memvisualisasikan temuan.
Sebelum membahas NVivo dan bagaimana perangkat lunak ini mendukung penelitian doktoralnya, Dr. Dita (seperti yang biasa dikenal) memulai dengan berbagi wawasan praktis yang ia ambil dari buku Atomic Habits dan terapkan dalam kehidupan sehari-harinya. Hal-hal tersebut termasuk bagaimana kuantitas dapat menghasilkan kualitas, bagaimana kebahagiaan dapat ditemukan dalam kemajuan—yang pada gilirannya mendorong motivasi, “aturan dua menit,” pentingnya menjaga konsistensi atau ritme dalam pekerjaan, perbedaan antara kepuasan instan dan kepuasan jangka panjang, dan analogi bahwa bahkan sedikit perubahan arah pesawat terbang pada akhirnya dapat mengarah ke tujuan yang sangat berbeda.
Ia kemudian melanjutkan dengan menjelaskan bagaimana ia menggunakan NVivo sepanjang proses disertasinya, mengilustrasikan poinnya dengan contoh-contoh praktis. Mahasiswa doktoral PSPSR menanggapi dengan tawa, kegembiraan, dan antusiasme yang hidup, saat Dr. Dita—yang juga seorang komedian profesional—menyampaikan sesi tersebut dengan perpaduan unik antara wawasan akademis dan humor.
Program PSPSR di Universitas Gadjah Mada sepenuhnya mendukung inisiatif akademis yang dipimpin mahasiswa seperti ini, menyadari peran vitalnya dalam mendorong pertukaran intelektual dan memperkuat budaya akademik. Forum-forum seperti ini mendorong kolaborasi, dukungan antar sesama mahasiswa, dan rasa kebersamaan yang sangat penting sepanjang perjalanan doktoral, sejalan dengan SDG 4 (Quality Education) dan SDG 17 (Partnerships for the Goals). (AU)


