Program Gladhi Nalar merupakan agenda tahunan Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa yang diikuti baik mahasiswa S2 maupun S3. Gladhi Nalar turut berguna menjadi ruang sharing pengalaman pembelajaran dan kegiatan akademik antar kampus di bidang seni dan budaya. Pun dapat dipetik manfaat dari kegiatan ini, yakni mewacanakan kembali perkembangan riset-riset di bidangnya. Selain itu, kegiatan ini merupakan sarana pertukaran informasi, pengembangan pola pikir, daya nalar, dan kreativitas mahasiswa yang diharapkan bermanfaat untuk mahasiswa, fakultas, dan universitas itu sendiri.
Thailand 2023
Pada tahun 2023, acara Gladhi Nalar kembali diselenggarakan, kali ini dengan format yang sedikit berbeda, yaitu memadukan seminar kolaboratif dan kunjungan studi. Acara ini berlangsung pada 6 Agustus hingga 9 Agustus 2023 di Bangkok, Thailand, dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi. Seminar ini mempertemukan dua pemateri dari Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada dan dua pemateri dari Srinakharinwirot University dan Silpakorn University. Para pemateri mendiskusikan temuan-temuan penelitiannya terkait kajian seni pertunjukan dan seni rupa.
Seminar ini dibagi menjadi dua sesi. Pada sesi pertama, pemateri dari salah satu universitas membagikan temuan penelitiannya kepada para peserta. Setiap selesai presentasi, dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dimoderatori oleh fasilitator dengan melibatkan pembaca ahli dari masing-masing universitas untuk memberikan tambahan perspektif. Sesi kedua mengikuti format serupa, namun kali ini pembicara berasal dari universitas berbeda yang menawarkan sudut pandang berbeda mengenai topik yang dibahas.
Selain seminar akademik, acara juga diisi dengan kunjungan studi ke beberapa situs sejarah dan budaya di Bangkok, Thailand. Ini termasuk Museum Seni Kontemporer Bangkok, yang memamerkan seni modern dan kontemporer Thailand; Wat, Arun, terkenal dengan arsitektur kuilnya yang menakjubkan; dan, The Grand Palace, simbol budaya dan sejarah Thailand. Kunjungan studi ini dirancang lebih fleksibel dan interaktif, mengedepankan diskusi terbuka antara peserta dan narasumber.
Acara tersebut dihadiri sepuluh hingga lima belas peserta, termasuk mahasiswa Program Doktor Kajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa UGM, serta mahasiswa Srinakharinwirot University dan Silpakorn University. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan akademik dan mempererat hubungan antar perguruan tinggi dalam konteks seni dan budaya. Melalui kerja sama ini, kemungkinan besar akan terjadi pertukaran pengetahuan dan pengalaman sehingga memperkaya pemahaman seni di kedua negara.
Bali 2023
Pada tahun 2023, Program Studi Magister Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan acara Gladhi Nalar yang menandai tahun keempat penyelenggaraannya. Acara tahunan yang diselenggarakan bekerjasama dengan Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar ini berlangsung pada tanggal 12 Juli hingga 14 Juli 2023. Tujuan utama acara ini adalah untuk memperdalam pemahaman dan memperluas wawasan di bidang seni pertunjukan dan seni rupa.
Kegiatan utama acara ini adalah seminar akademik yang menghadirkan empat pembicara, antara lain dua orang mahasiswa pascasarjana Sekolah Pascasarjana UGM dan dua orang mahasiswa pascasarjana ISI Denpasar. Seminar ini dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama berisi pemaparan para pembicara dari masing-masing universitas yang membagikan makalah yang telah disiapkan sebelumnya. Setelah setiap presentasi, diadakan sesi diskusi yang dimoderatori oleh seorang fasilitator, dan satu pembaca ahli dari masing-masing universitas dilibatkan untuk memberikan wawasan lebih lanjut.
Sesi kedua dilanjutkan dengan format serupa, dengan pembicara dari berbagai universitas mempresentasikan penelitian mereka, dan menawarkan beragam perspektif mengenai topik yang dibahas. Selain seminar akademik, acara ini juga diisi dengan kunjungan studi ke beberapa situs budaya di Bali. Lokasi yang dikunjungi antara lain Desa Adat Padangtegal di Ubud yang terkenal dengan kekayaan keberagaman seni dan budayanya, serta Geoks Art Space di Singapadu yang merupakan tempat apresiasi seni kontemporer.
Acara ini dihadiri kurang lebih 20 hingga 30 peserta, termasuk mahasiswa dan staf akademik Program Studi Magister Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, UGM. Keikutsertaan mereka baik dalam seminar maupun kunjungan studi diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai keterhubungan antara seni pertunjukan, seni rupa, dan kekayaan budaya lokal Bali. Melalui kerja sama ini, hubungan antar institusi diharapkan dapat semakin mempererat, meningkatkan pengembangan akademik dan penelitian di bidang seni di Indonesia.
Bali 2019
Pada tahun 2019 ini, Program Studi Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada melaksanakan program Gladhi Nalar ke Bali pada tanggal 9-11 Juli 2019. Rombongan UGM dipimpin oleh Ketua Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Dr. Lono L. Simatupang, M.A., dan Sekretaris Program Studi Dr. Rr. Paramitha Dyah Fitriasari, M.Hum. diikuti 24 mahasiswa yang terdiri dari 23 mahasiswa S2 dan 1 mahasiswa S3 pada tanggal 9-11 Juli 2019.
Setibanya di Bali, rombongan UGM berkesempatan mengikuti kuliah umum di Geoks Singapadu bersama Prof. I Wayan Dibia, Ph.D. "Balinese Art: Past and Present". Pada tanggal 10 Juli 2019, Program Studi Seni Pertunjukan dan Seni Rupa mengadakan Gladhi Nalar yang bekerjasama dengan Program Pascasarjana ISI Denpasar, ISBI Bandung, dan ISI Yogyakarta yang diselenggarakan di Program Pascasarjana ISI Denpasar. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk seminar dengan menghadirkan pemateri dari perguruan tinggi seni. Seminar menghadirkan dua pemateri dari mahasiswa Pascasarjana UGM, dua mahasiswa ISBI Bandung, dua mahasiswa ISI Yogyakarta dan dua mahasiswa ISI Denpasar. Pada panel pertama, setiap mahasiswa mempresentasikan makalah masing-masing presenter. Diskusi dipandu oleh seorang moderator. Setelah pemateri menjelaskan pemaparannya, melibatkan satu orang pembaca ahli dari masing-masing perguruan tinggi seni. Diskusi diakhiri dengan sesi tanya jawab dan dilanjutkan dengan panel kedua. Rombongan dari Program Studi Seni Pertunjukan dan Seni Rupa ini membawa serta 24 orang mahasiswa dan dua diantaranya menjadi pemateri yaitu Rifa Fitriana mahasiswa angkatan 2018 dengan topik “Convergence of Arts and Technology on Flow-Art Performances in Kalachakra Community” dan juga dari angkatan 2018 Anbie Haldini Muhamad dengan topik “Bambang SP's Creativity in terms of Performance in the 2018 International Gamelan Festival”.
Malaysia 2018
Kegiatan Gladhi Nalar 2018 mengunjungi dua kampus di Malaysia, yaitu Sultan Idris University dan Sunway University pada 24-26 April 2018. Rombongan UGM dipimpin oleh Ketua Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Dr. Lono L. Simatupang, M.A., diikuti oleh 32 mahasiswa yang terdiri dari 28 mahasiswa magister dan 4 mahasiswa doktoral. Setibanya di Malaysia, rombongan mengunjungi Galeri Seni Petronas di Kuala Lumpur. Galeri Seni Petronas adalah galeri seni kontemporer.
Mahasiswa hari kedua adalah kunjungan dan Gladhi Nalar ke Sultan Idris University of Education Malaysia. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk diskusi dengan menghadirkan tiga narasumber mahasiswa Sekolah Pascasarjana UGM pada sesi pertama yaitu Christyan A.S. Mahasiswa Pascasarjana 2015, Lucia Retnaningdyah, mahasiswa S3 angkatan 2017, dan mahasiswa S2 Kiswanto, angkatan 2016. Sedangkan ketiga narasumber berasal dari mahasiswa Faculty of Music and Performing Art students, Sultan Idris Education University Malaysia. Diskusi dipandu oleh seorang moderator. Setelah pemateri memaparkan pemaparannya, melibatkan satu orang pembaca ahli dari masing-masing universitas.
Usai berdiskusi, rombongan UGM juga berkesempatan mengunjungi Museum Pendidikan Nasional yang terletak di kawasan kampus UPSI. Terdapat 1 ruang pameran audio visual dan terdapat 20 ruang pameran lainnya yang menceritakan tentang pendidikan di Malaysia. Kunjungan berikutnya adalah ke Fakultas Musik dan Seni Pertunjukan. Rombongan diajak berkeliling melihat suasana perkuliahan mahasiswa dan diperlihatkan beberapa ruang sanggar tari, sanggar musik, ruang konser mini, perpustakaan, dan auditorium pertunjukan oleh Dr. Fazli Taib Saerani yang merupakan alumnus Program Studi S3 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa.
Pada hari kedua, Gladhi Nalar dilaksanakan di Sunway University. Setibanya di kampus, rombongan mahasiswa UGM disambut oleh salah satu dosen Sunway University untuk diajak berkeliling kampus. Selama berkeliling kampus, mahasiswa diperlihatkan ruang perkuliahan dengan model meja bundar, ruang latihan individu, ruang latihan kelompok, sanggar tari, sanggar musik, studio desain dan perpustakaan. Usai campus tour, kemudian dilanjutkan dengan seminar Gladhi Nalar. Pematerinya adalah mahasiswa Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa yaitu Leonardus Surya M. mahasiswa S2 angkatan 2015 dan Rachel Mediana Untung mahasiswa S3 angkatan 2017.
Bandung 2017
Awalnya kegiatan ini merupakan kegiatan kunjungan timbal balik atas diadakannya kunjungan mahasiswa ISBI Bandung ke Sekolah Pascasarjana UGM Tahun 2016. Kegiatan ini merupakan wadah pengembangan wawasan akademik yang diharapkan mampu memberikan inovasi akademik sebagai kekuatan besar serta menyegarkan dan menggali potensi yang dimiliki oleh mahasiswa itu sendiri. Selain itu, kegiatan ini dapat menjalin silaturahmi antar kampus khususnya pada program pascasarjana melalui sharing ilmu dari masing-masing universitas. Kegiatan Gladhi Nalar Tahun 2017 dilaksanakan pada tanggal 18-19 Mei 2017 dengan mengunjungi ISBI Bandung dan Institut Teknologi Bandung. Bersama Ketua Program Studi Dr. G.R. Lono L. Simatupang, M.A. dan Sekretaris Program Studi Dr. Rr. Paramitha Dyah Fitriasari, M.Hum. Rombongan UGM yang berjumlah 29 mahasiswa magister dan 5 mahasiswa doktoral diterima di kedua kampus tersebut.
Kunjungan pertama dilaksanakan di Fakultas Seni Rupa Institut Teknologi Bandung dan kunjungan selanjutnya dilaksanakan di ISBI Bandung.