Bertepatan dengan pesta perak Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa UGM, panitia mengadakan sejumlah kegiatan yang mengusung tema “Daya Seni” atau “The Power of Art”. Serangkaian kegiatan akan dilaksanakan pada bulan Mei hingga Desember 2016, berupa orasi ilmiah, resepsi, diskusi, seminar, hingga pameran dan festival. Disadari atau tidak, disembunyikan atau diungkapkan, diakui atau disangkal, seni hadir hampir di semua bidang kehidupan manusia; masa lalu, sekarang, dan masa depan, dan di setiap sudut dunia. Kehadiran seni dalam berbagai aspek kehidupan menunjukkan bahwa seni mempunyai peranan yang tidak tergantikan dalam kehidupan manusia sebagai pribadi, masyarakat, bangsa dan negara. Menyadari hal tersebut, Dies Natalis ke-25 Program Studi PSPSR mengangkat tema “Kekuatan Seni” atau “The Power of Arts” sebagai tema payung seluruh rangkaian kegiatan.
Praktik seni di Indonesia berkembang pesat dalam beberapa waktu terakhir. Isi kajian seni tidak lagi terbatas pada bidang seni saja, namun menjangkau bidang non-seni. Berbagai aspek dan perspektif non-artistik juga menjadi pertimbangan utama dalam praktik berkesenian. Kesadaran terhadap berbagai faktor, seperti: ekonomi, agama, teknologi, hukum, gender, pendidikan, politik, kesehatan, dan sebagainya, menjadi rangsangan kontekstual dalam sebuah karya (tekstual). Keterbukaan pandangan terhadap seni tidak hanya terlihat pada kondisi berubah dari aspek pendukung menjadi perspektif utama.









