Yogyakarta, 21 Juli 2026 – Ketua Program Studi Doktoral Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa (PSPSR), Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada, Dr. Sri Margana, M.Hum., M.Phil., menjadi pembicara pada peristiwa “Peluncuran Buku & Diskusi Budaya, Ambarrukmo: Jatidiri dan Kebanggaan Negeri”. Selain sebagai pembicara, Dr. Sri Margana bersama Alumni program doktoral PSPSR, Dr. Mikke Susanto, S.Sn., M.A. merupakan penulis dari buku tersebut. Kegiatan ini diadakan oleh Ambarrukmo dan Royal Ambarrukmo Yogyakarta berkolaborasi bersama Mojok. Kegiatan peluncuran buku dan diskusi budaya ini diadakan di Pendopo Agung Ambarrukmo, Jl. Laksda Adisucipto, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dr. Sri Margana mengatakan bahwa buku ini merupakan edisi kedua yang sebelumnya telah dituliskan pada topik yang sama pula pada edisi pertama di tahun 2012. Hadirnya buku ini dirasa dapat memenuhi kebutuhan pengetahuan akan perkembangan Ambarrukmo lima zaman, sehingga perlu dituliskan pada edisi terbaru. Hadirnya Hotel Ambarrukmo tidak hanya memiliki makna besar bagi masyarakat Yogyakarta saja, namun juga masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan Hotel Ambarrukmo itu sendiri didirikan dan didanai dari pampasan (ganti rugi) perang Jepang dan ide presiden Ir. Soekarno, bersama lima hotel yang lain yang ada di Indonesia.
Peristiwa yang dimoderatori oleh Ayu Rianna ini membawakan tema “Merawat Memori Kolektif Bangsa”, dihadiri oleh Director of Sales & Marketing Royal Ambarrukmo, Maya Dewi, dan dimeriahkan pula oleh MC & Special Stand Up, Alit Jabang Bayi & Pandu Dunia. Kegiatan ini dihadiri oleh tamu undangan terbatas dalam suasana yang hangat.
Peluncuran buku dan diskusi budaya di atas berkontribusi dalam terselenggaranya Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada poin:
- SDG 4 (Quality Education): Turut serta berkontribusi dalam ilmu pengetahuan, terutama pada bidang sejarah.
- SDG 11 (Sustainable Cities and Communities): Berkontribusi dalam penguatan keberlangsungan lembaga internal Ambarrukmo dengan masyarakat dalam memaknai Hotel Ambarrukmo sebagai cagar budaya.
- SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions): Berkontribusi dalam penguatan lembaga internal Ambarrukmo sebagai lembaga penjaga dan pelestari cagar budaya.
- SDG 17 (Partnerships for the Goals): Melalui peristiwa peluncuran buku yang bekerja sama dengan lembaga dan media, turut serta dalam kolaborasi bersama antara bidang akademik dan bidang non-akademik untuk keberlangsungan ilmu pengetahuan. (IH)








